Main | My profile | Registration | Log out | Login | RSSSaturday, 2021-10-23, 5:53 PM

LEARN AND SHARE



Main Page
Categories
Movie Reviews [14]
Review film-film yang pernah saya tonton. Film yang layak untuk ditonton
Great Stories [14]
Kumpulan cerita yg menarik untuk dibaca
Komputer [9]
Segala sesuatu yg berhubungan dengan komputer mulai dari tutorial, tips dan trik, software, sampai hardware
virus Komputer [3]
Segala sesuatu tentang virus dari mulai pengenalan jenis virus, penanganan secara manual sampai antivirus
Website [10]
Website yg menarik untuk dikunjungi dan trik-trik berhubungan dengan dunia internet
Blogger [2]
Blogger-blogger keren. Media pertukaran link
Hmmm... [3]
Uncategories
Mini chat
New Free Software
Info teknologi
My Facebook
Bagusxfantasy Seven

Create Your Badge
Main » Great Stories


Agustus 22nd, 2008 by HeLL-dA

Rintik-rintik hujan mengiringi ketukan-ketukan yang diciptakan oleh penaku. Aku duduk termenung menatap ke arah radio butut yang dari tadi mengeluarkan suara samar-samar. Kemudian melirik ke arah cerpenku yang belum juga selesai. Memandangi kata-kata berbaris bagaikan semut itu membuatku mengantuk. Oleh karena itu, kuputuskan untuk beranjak dari kursiku untuk membuyarkan semua rasa kantuk itu. Kuputar pinggangku ke kanan dan ke kiri, menepuk bokongku yang terasa panas karena sudah berjam-jam duduk lalu berjalan ke dapur.

Aku membuat secangkir kopi dan sembari aku mengaduk bubuk kopi dan gula dalam air panas, kulayangkan pandanganku ke kamar kosong dan gelap yang beberapa ... Baca lebih lanjut

Category: Great Stories | Views: 1477 | Date: 2009-07-07 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)

Ia terkenang sepuluh tahun yang lalu. Pertama kalinya ia harus berjanji dengan dirinya untuk tidak pernah jujur. Betapa ia ringis mengenangnya. Tapi ia sadar harus melakukannya. Sejak itu ia tidak pernah berkata jujur kepada siapapun.

Ia masih anak-anak 7 tahun dari keluarga tidak berada. Anak-anak sebesarnya sedang sibuk mendaftar sekolah pertengahan bulan Juli, ia masih ingat betul tanggal 10. Teman-temannya pada sibuk pergi ke pasar membeli buku, baju sekolah, dan pensil. Hanya ia ... Baca lebih lanjut

Category: Great Stories | Views: 2249 | Date: 2009-06-17 | Rating: 0.0/0 | Comments (1)

andai aku spertimu


Kamu memang perempuan yang sempurna. Cantik, anggun, pintar, keibuan, populer, kaya, dan mapan. Kamu juga pintar merawat keluarga. Sungguh, kamu benar-benar perempuan sempurna. Semua kelebihanmu itu membuat aku merasa amat cemburu dan tak berharga di hadapanmu. Andai aku bisa sepertimu?

Akhir-akhir ini aku memang sering mengamatimu, diam-diam dan dari kejauhan. Aku ingin tahu, apa kiatmu sehingga Mas Han tunduk padamu. Sangat mencintaimu dan tak mampu meninggalkanmu. Aku ingin belajar darimu, bagaimana merawat Mas Han dan anak-anaknya. Karena suatu saat nanti, jika aku berhasil menggantikan posisimu, aku akan berlaku seperti kamu!

Sudah hampir dua tahun ini aku menjalin hubungan gelap dengan mas Han. Per ... Baca lebih lanjut

Category: Great Stories | Views: 1737 | Date: 2009-06-14 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)


Aku dan kenyataan




Aku masih terpaku di tempatku berdiri,udara dingin menyergap seluruh pori-pori kulitku. Angin pantai membelai wajah dan rambutku pelan. Sang surya terlihat enggan untuk beranjak. Cahaya keemasanya jatuh di permukaan laut, terlihat indah bak permadani bertahta emas. Aku menghembuskan nafas berat, akhirnya aku kembali lagi . Setelah 3 tahun aku mencoba lari dari kenyataan. Kenyataan yang membuat dadaku sesak, kenyataan yang seperti ilusi. Kenyataan yang begitu saja datang tiba-tiba. Tak terasa buliran bening mencoba keluar dari sudut mataku. Kutengadahkan kepalaku menikmati hangat mentari yang sudah menggeliat dari peraduanya.“Arthur”suara yang sangat kukenal, suara lembut itu seperti air yang merembes ke memoryku yang mulai kering. Aku menoleh kearahnya, sekuat tenaga aku ... Baca lebih lanjut
Category: Great Stories | Views: 930 | Date: 2009-06-12 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)

Ibu

Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan , Ada seorang pemuda bernama A be (bukan
nama sebenarnya). Dia anak yg cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewe2 yang
kenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia
sudah di promosikan ke posisi manager. Gaji-nya pun lumayan.
Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor. Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya
yang sederhana membuat banyak teman2 kantor senang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan
cewe2 jomblo. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus
pada A be.
Dirumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan
kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit dibagian
kiri dan belakang. Tergerai seadanya seba ... Baca lebih lanjut
Category: Great Stories | Views: 979 | Date: 2009-06-09 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)

wall

Kakek dan nenekku sudah lebih dari setengah abad menikah, namun tetap memainkan permainan
istimewa itu sejak mereka bertemu pertama kali.
Tujuan permainan mereka adalah menulis kata "shmily"? di tempat yang secara tak terduga akan
ditemukan oleh yang lain. Mereka bergantian menulis "shmily" di mana saja di dalam rumah.
Begitu yang lain menemukannya, maka yang menemukan sekali lagi mendapat giliran menulis kata
itu? di tempat tersembunyi.
Dengan jari mereka menorehkan "shmily" di dalam wadah gula atau wadah tepung, untuk
ditemukan oleh siapapun yang mendapat giliran menyiapkan makanan. Mereka membuatnya
dengan embun yang menempel pada jendela yang menghadap ke beranda belakang, tempat
nenekku selalu menyuguhkan puding warna biru yang hangat, buatannya sendiri.
"Shmily" dituliskan pada uap yang menempel pada kaca kamar mandi se ... Baca lebih lanjut
Category: Great Stories | Views: 926 | Date: 2009-06-08 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)


bakmi Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan
rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama
sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma
masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah
engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana
dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan
duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan
beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. “Ada apa nona ... Baca lebih lanjut
Category: Great Stories | Views: 843 | Date: 2009-06-07 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)


kopi
Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas kristal, gelas bias ... Baca lebih lanjut
Category: Great Stories | Views: 1023 | Date: 2009-06-07 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)





Dulu aku berpikir, jika aku dapat memiliki dan menikah dengan ‘dia’ ; kita akan hidup bahagia. Tetapi tahukah, bahwa setelah aku menikah dengan dia, masalah mulai muncul. Apalagi saat anak pertama lahir. Banyak masalah yang terjadi: ego, ambisi, semuanya campur aduk menjadi satu.

Saat anak-anak kami sudah remaja, masalah baru muncul kembali. Anak lelakiku yang bungsu lulus dari SMU, dan kami butuh uang banyak untuk membiayai dia untuk masuk universitas. Belum lagi anakku yang perempuan, dia harus segera membayar biaya wisuda yang cukup besar agar dapat gelar sarjana.

Saya juga sering berpikir, jika suamiku (yang dulu ganteng dan diidolakan banyak wa ... Baca lebih lanjut

Category: Great Stories | Views: 843 | Date: 2009-06-02 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)





Pada suatu hari di jaman dulu, hidup seorang raja yang sudah tua. Umurnya kira-kira 75 tahun. Raja itu memang memiliki banyak isteri, namun tidak ada satupun dari istri-istrinya  mampu memberinya keturunan untuk meneruskan dinasti kerajaan.

Padahal saat itu raja sudah lelah, ia ingin segera beristirahat dari tahtanya. Akhirnya sang raja memutuskan untuk memilih salah satu dari anak muda di kerajaan untuk meneruskan tahtanya.

Raja segera mengeluarkan pengumuman kepada seluruh pemuda di kerajaannya untuk berkumpul di halaman istana untuk dipilih menjadi raja. Sekonyong-konyong ratusan anak muda langsung berkumpul di halaman istana tersebut. Tak terkecuali Ali, pemuda itu juga tu ... Baca lebih lanjut

Category: Great Stories | Views: 892 | Date: 2009-06-02 | Rating: 0.0/0 | Comments (0)

1 2 »
My Blogspot
My Wordpress
Login form
Tag Content
sad korean movie Black Swan Nathalie Portman Philosophy Tragis windows xp Inspirasi Inspiratif Bahagia Motivasi sedih cinta artistik Cerita Gravis design lucu Cerpen Drama ake dan kenyataan Kelam edit online gambar graphic website gombal romantis sms Gackt Hyde Thriller Crime Matt Dammon Mystery Romance adobe reader PDF Update offline kis 2009 antivirus komputer harry potter danielle radcliefe Bedevilled gore korea aplikasi android pembuat animasi dp
Fovie Kaskus
Forum Balikita
IDWS Forum
Otodidak.info

Your Ip address : 3.236.232.99
You are using :
Copyright MyCorp © 2021
Free website builderuCoz